Pengertian Gigi – Bagian, Lapisan, Jenis, Beserta Gambar Gigi Lengkap

0
Pengertian Gigi – Bagian, Lapisan, Jenis, Beserta Gambar Gigi Lengkap - Gigi adalah salah satu struktur berkalsifikasi dan keras yang terdapat di dalam mulut manusia dan hewan vertebrata. Strukturnya yang bervariasi memungkinkan gigi melakukan banyak fungsi. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan. Pada beberapa hewan, terutama karnivora, gigi juga berfungsi sebagai senjata untuk membunuh mangsa. Akar gigi tertutup oleh gusi. Gigi memiliki struktur pelindung yang disebut email gigi, fungsinya untuk membantu mencegah terbentuknya lubang pada gigi. Pulp dalam gigi dapat ditemukan di pusat dan inti gigi. Sedangkan dentin merupakan lapisan yang terletak di bawah email. Gigi merupakan bagian yang dapat membedakan jenis mamalia serta dapat menjadi fosil. Paleontologis menggunakan gigi untuk mengidentifikasi jenis fosil dan seringkali menemukan hubungan di antaranya. Analisis perbandingan gigi juga sangat membantu untuk mendapatkan gambaran perilaku evolusioner selama perkembangan suatu spesies. Bentuk gigi juga berhubungan dengan jenis makanan hewan. Misalnya herbivora memiliki banyak gigi geraham untuk mengunyah karena rumput sulit dicerna. Karnivora membutuhkan gigi taring untuk membunuh dan merobek mangsa karena daging mudah dicerna, maka hewan karnivora dapat menelan makanan tanpa membutuhkan gigi geraham untuk mengunyahnya terlebih dahulu.

Bagian-Bagian Gigi

Mahkota gigi atau corona, merupakan bagian yang tampak di atas gusi. Mahkota gigi terdiri dari beberapa bagian antara lain sebagai berikut.
Lapisan email
Lapisan email merupakan lapisan yang paling keras.
Tulang gigi (dentin)
Di dalam dentin terdapat saraf dan pembuluh darah.
Rongga gigi (pulpa)
Pulpa merupakan bagian antara corona dan radiks.
Leher gigi atau kolum
Kolum merupakan bagian yang berada di dalam gusi.
Akar gigi atau radiks
Akar gigi merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantara semen gigi.
Semen gigi
Semen gigi melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi.
Semen gigi terdiri dari beberapa bagian yaitu sebagai berikut.
Lapisan semen
Lapisan semen merupakan pelindung akar gigi dalam gusi.
Gusi
Gusi merupakan tempat tumbuh gigi.
Lapisan Gigi
Sekilas, gigi kita hanya terlihat sebagai butiran-butiran berwarna putih yang tertanam di gusi dan tulang rahang. Namun di balik itu, sebenarnya gigi tersusun dari lapisan-lapisan dengan fungsi tersendiri. Baik gigi susu maupun gigi permanen, berikut ini lapisan yang menyusun anatomi gigi.
Enamel
Enamel adalah lapisan terluar gigi yang memberikan warna di gigi. Sebagai jaringan paling keras di tubuh, enamel berfungsi melindungi lapisan-lapisan gigi di bawahnya.
Enamel mengandung kalsium yang fosfor yang sangat tinggi. Lapisan ini bisa rusak akibat infeksi bakteri dan benturan yang sangat keras. Sekali enamel rusak, maka tidak dapat pulih dengan sendirinya, dan harus menjalani proses penambalan untuk mengembalikan fungsi maupun tampilan estetisnya.
Dentin
Dentin adalah lapisan yang berada di bawah enamel. Konsistensi dentin lebih lunak dibandingkan enamel dan sangat sensitif terhadap rangsangan nyeri, seperti makanan dan minuman dingin serta angin. Dentin memiliki lubang-lubang sangat kecil yang berisi tubulus-tubulus yang terhubung dengan saraf gigi.
Oleh karena itu, lubang gigi yang sudah mencapai lapisan dentin, akan memunculkan rasa nyeri. Jika lubang yang terjadi, baru mencapai lapisan enamel, rasa nyeri umumnya belum muncul.
Pulpa
Pulpa adalah saraf gigi. Pada bagian mahkota gigi, pulpa terletak di lapisan yang bernama kamar pulpa. Saraf ini memanjang hingga ke bagian akar, dan berdiam di saluran akar gigi.
Kerusakan gigi yang sudah mencapai akar, merupakan salah satu kondisi terparah yang tidak jarang berujung pada pencabutan gigi. Namun, apabila saraf sudah rusak tapi mahkota serta akar gigi masih cukup baik untuk diperbaiki, maka perawatan saluran akar bisa menjadi pilihan.
Selain berdasarkan lapisannya, anatomi gigi juga dapat terbagi berdasarkan bagian-bagiannya. Secara kasat mata, gigi bisa dibagi menjadi mahkota gigi, leher gigi, dan akar gigi.
Mahkota gigi
Mahkota gigi adalah bagian dari anatomi gigi yang selama ini terlihat dengan jelas di rongga mulut. Mahkota gigi merupakan tempat dari enamel dan sebagian lapisan dentin. Kerusakan mahkota gigi, yang selama ini sering disebut sebagai gigi berlubang, adalah jenis penyakit gigi yang paling umum terjadi.
Leher gigi
Leher gigi merupakan bagian yang berada di antara mahkota gigi dan akar gigi. Jika dilihat di dalam rongga mulut, leher gigi adalah daerah yang berada di pinggir gusi. Leher gigi disebut juga dengan serviks gigi.
Akar gigi
Akar gigi adalah bagian gigi yang tertanam di dalam gusi dan tulang rahang. Saluran akar gigi merupakan tempat pembuluh darah serta saraf gigi berdiam. Sehingga, kerusakan yang sudah sampai hingga akar gigi, biasanya adalah kerusakan parah.

Jenis-jenis gigi
Gigi membantu Anda mengunyah makanan sehingga lebih mudah dicerna. Setiap jenis gigi memiliki bentuk yang sedikit berbeda dan memiliki fungsinya masing-masing. Simak daftar jenis gigi berikut ini.
Gigi seri adalah 8 gigi di depan mulut Anda (4 di atas dan 4 di bawah). Gigi seri digunakan untuk mengigit makanan.  Gigi seri biasanya merupakan gigi pertama yang muncul, sekitar 6 bulan usia bayi.
Gigi taring adalah gigi yang paling tajam dan digunakan untuk merobek makanan. Gigi taring muncul antara usia 16-20 bulan dengan gigi taring berada tepat di atas dan bawah. Namun, pada gigi permanen, urutannya terbalik, gigi taring baru akan berganti di sekitar usia 9 tahun.
Premolar digunakan untuk mengunyah dan menggiling makanan. Orang dewasa memiliki 8 premolar di setiap sisi mulut, 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah. Premolar pertama muncul sekitar usia 10 tahun dengan premolar kedua muncul sekitar setahun kemudian. Premolar terletak di antara gigi taring dan gigi geraham.
Gigi geraham juga digunakan untuk mengunyah dan menggiling makanan. Gigi ini muncul antara usia 12-28 bulan, dan digantikan oleh premolar pertama dan kedua (4 atas dan 4 bawah). Jumlah gigi geraham adalah 8.
Gigi geraham bungsu merupakan gigi yang paling akhir muncul, terletak di paling belakang gigi geraham. Biasanya gigi bungsu ini belum akan muncul hingga menginjak usia 18-20 tahun. Namun, pada beberapa orang gigi ini mungkin tidak akan tumbuh sama sekali. Sayangnya, gigi bungsu ini bisa tumbuh mendesak gigi yang lain dan menyebabkan nyeri sehingga harus segera dicabut.